Restoran Beta KL: Perpaduan Warisan dan Keanggunan Modern

Restoran Beta KL: Perpaduan Warisan dan Keanggunan Modern

Restoran Beta KL, yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia, adalah destinasi fine dining peraih bintang Michelin yang terkenal dengan pendekatannya terhadap masakan modern Malaysia. Restoran ini berhasil memadukan kekayaan warisan kuliner lokal dengan teknik memasak kontemporer, menyajikan pengalaman bersantap yang unik dan mendalam. Didirikan oleh tim di belakang Skillet@163, Beta KL berfokus pada perjalanan kuliner melintasi empat wilayah berbeda di Malaysia (Utara, Selatan, Timur, dan Barat), merepresentasikan keragaman rasa dan bahan-bahan lokal di setiap hidangan.

Desain Interior yang Memukau

Interior Beta KL dirancang untuk melengkapi pengalaman gastronomi, menciptakan suasana yang intim dan mewah. Ciri khas utama yang langsung menarik perhatian dalam gambar adalah mural batik yang dinamis smokey ribs menu dan penuh warna di dinding ruang makan utama. Mural ini, dengan pola bunga yang berani dalam nuansa merah tua, kuning cerah, dan biru kaya, melambangkan warisan batik Malaysia yang kuat dan berfungsi sebagai penghormatan visual terhadap bentuk seni tradisional tersebut.

Ruangan ini menampilkan perpaduan yang canggih antara tradisi dan gaya kontemporer. Desainnya didominasi oleh warna-warna gelap, terutama hitam dan merah, dengan pencahayaan yang moody namun hangat, menciptakan kontras yang dramatis dengan mural yang hidup. Jendela-jendela besar memungkinkan masuknya cahaya alami, sementara panel anyaman rotan dan kap lampu menonjolkan kerajinan Malaysia yang tak lekang oleh waktu. Tanaman tropis yang subur semakin memperkuat koneksi ruangan dengan alam, mencerminkan kehijauan hutan hujan Malaysia.

Pengalaman Kuliner Inovatif

Di bawah kepemimpinan Executive Chef Raymond Tham, Beta KL mengeksplorasi kembali rasa-rasa familiar dari masakan Malaysia dengan sentuhan inovasi. Hidangan dirancang untuk dibagikan, menghormati budaya makan bersama di Malaysia, namun disajikan dengan presentasi fine dining yang cermat dan artistik. Para koki memadukan bahan-bahan lokal dengan teknik Prancis, menghasilkan hidangan yang kompleks, berlapis, namun tetap nyaman di lidah.

Restoran ini terkenal karena pendekatannya yang berani dan otentik terhadap rasa Malaysia. Contoh menu inovatif termasuk ikan tenggiri asin yang dicampur dengan ayam, atau kuih loyang yang ditafsirkan ulang sebagai makanan penutup dingin dengan nanas MD2 dan cokelat ruby. Pengalaman ini diperkaya dengan adanya open kitchen yang memungkinkan pengunjung menyaksikan presisi para koki dalam bekerja, serta bar koktail bernama Fern yang menyajikan minuman yang terinspirasi dari bahan-bahan lokal.

Lascia un commento

Il tuo indirizzo email non sarà pubblicato. I campi obbligatori sono contrassegnati *